u3-2.jpg
Cyberbullying Di Masyarakat Dan Dunia Maya

“Apasih Cyberbullying dan apa dampak nya bagi korban yang terkena bullying?”

Bullying atau perundungan adalah tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang kali oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat untuk menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain

perilaku ini menyebabkan korban merasa tertekan, takut, dan tidak berdaya, serta dapat terjadi secara fisik,verbal,sosial, maupun melalui dunia maya.

Apa pun bentuknya, bullying berdampak serius pada kualitas hidup korban, seperti menurunnya prestasi belajar dan hilangnya kepercayaan diri. Bagi pelaku, bullying bisa menuntunnya ke perilaku kriminal dan jerat hukum. Oleh karena itu, penting untuk memahami bullying secara menyeluruh agar pencegahan dan penanganannya lebih efektif.

Pada kebanyakan kasus, korban bullying cenderung menyembunyikan kondisi yang dialaminya. Hal ini mungkin terjadi akibat korban merasa takut terhadap reaksi dari pelaku bullying, berpikir bahwa tidak ada yang peduli dengannya, atau karena malu.

Jika Anda atau anak Anda menjadi korban bullying, jangan takut untuk mencari bantuan orang lain, misalnya orang tua, guru, atau teman yang dapat dipercaya. Kumpulkan bukti yang cukup atau orang-orang yang bisa menjadi saksi.

Bila belum memungkinkan untuk bercerita kepada orang terdekat, jangan diam dan memendam semua ini sendirian. Anda bisa berkonsultasi ke psikolog atau psikiater lewat Chat bersama dokter.

Menjadi korban bullying dapat menjadi beban yang berat untuk kesehatan mental siapa pun. Melalui konsultasi, psikolog atau psikiater bisa membantu untuk mengelola emosi, pikiran, dan perasaan yang timbul akibat tindakan bullying.

Semua teman suka bercanda dengan satu sama lain, tetapi kadang – kadang sulit untuk mengatakan apakah seseorang hanya sedang bersenang – senang atau mencoba menyakitimu, terutama saat di internet.

Cyberbullying dapat kita dengan berbagai cara, tetapi tentunya masalah ini dapat diatasi dan orang-orang yang terdampak juga dapat memperoleh kembali kepercayaan diri dan kesehatan

Jika bullying terjadi di media sosial, kamu bisa memblokir akun pelaku dan melaporkan perilaku mereka di media sosial itu sendiri. Media sosial berkewajiban menjaga keamanan penggunanya.

Mengumpulkan dan menyimpan bukti-bukti bisa membantumu nanti untuk menunjukkan apa yang telah terjadi – misalnya seperti pesan dalam chatting dan screenshot postingan di media sosial.

Agar bullying berhenti, kuncinya ialah perlu diidentifikasi dan dilaporkan lebih lanjut. Hal ini juga dapat menunjukkan kepada pelaku bully bahwa tindakan mereka tidak dapat diterima.

Data menunjukkan kasus perundungan di Indonesia meningkat, seringkali melibatkan kekerasan fisik hingga pelecehan. Pencegahan memerlukan kolaborasi sekolah, orang tua, dan siswa, serta mekanisme pengawasan dan pelaporan yang ketat.

Perundungan harus segera di cegah sebab korban yang terkena perundungan akan mempunyai mental yang lemah dan adanya rasa takut atau trauma yang muncul di dalam diri sang korban

Selanjutnya, penting juga bagi korban untuk mencari dukungan emosional dari teman-teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental. Karena emosi negatig yang dipendam sendirian dapat berdampak buruk bagi kesehatan seperti stress dan meningkatkan penyakit degeneratif.

Mengatasi cyberbullying memerlukan kombinasi tindakan pencegahan melalui penerapan norma-norma sosial yang baik dan tindakan proaktif dari korban untuk melindungi diri sendiri.

Perundungan bisa dilakukan individu maupun kelompok (disebut pengeroyokan),di mana pelaku utama bisa dibantu atau didukung oleh orang lain melalui tindakan seperti tertawa atau menyemangati.Perundungan di sekolah atau tempat kerja sering disebut viktimisasi teman sebaya (peer abuse).Robert W. Fuller menganalisis perundungan dalam konteks rankisme (penyalahgunaan perbedaan status). Peneliti Swedia-Norwegia Dan Olweus mendefinisikan perundungan sebagai ketika seseorang “berulang kali dan dalam waktu lama mengalami tindakan negatif dari satu atau lebih orang lain,”yaitu ketika seseorang sengaja menyebabkan luka atau ketidaknyamanan pada orang lain, baik secara fisik, verbal, maupun dengan cara lain. Perilaku perundungan individu biasanya ditandai dengan penggunaan kata-kata kasar, ancaman, atau kekerasan fisik untuk memperoleh kekuasaan atas orang lain.

Bullying di Indonesia bukan fenomena baru, tapi eskalasinya di akhir-akhir ini terasa semakin mengkhawatirkan. Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa sepanjang Januari hingga Oktober 2025, terdapat 61 anak menjadi korban perundungan di sekolah. Angka ini hanya puncak gunung es, karena banyak kasus tak terlaporkan akibat stigma dan ketakutan korban. Lebih tragis lagi, KPAI melaporkan 25 kasus bunuh diri anak sepanjang 2025, di mana sebagian besar terkait tekanan bullying yang berkepanjangan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan mencatat 2.621 laporan bullying hingga pertengahan tahun, menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini diperparah oleh peningkatan 34% kasus kekerasan terhadap anak secara keseluruhan, dengan 4.388 pengaduan masuk ke Komnas Perlindungan Anak hanya dari Januari hingga Februari 2025.

Ayo kita cegah bullying bersama – sama jangan pernah mau jika ingin merundung orang dan jangan pernah mau jadi orang yang dirundung.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait